Kit Kateter Vena Sentral (CVC) adalah seperangkat alat medis steril yang digunakan untuk pemasangan kateter vena sentral ke dalam vena besar seperti vena jugularis interna (leher), vena subklavia (dada), atau vena femoralis (selangkangan). Kit ini berisi kateter vena sentral, kawat penuntun, jarum introducer model I/Y, spuit introducer biru, dilator, tutup tempat injeksi, klem saluran ekstensi, pengencang, pisau bedah, spuit hipodermik, dan jarum hipodermik. Kateter vena sentral (CVC) merupakan tabung berongga yang panjang, lembut, dan tipis yang ditempatkan ke dalam vena besar dan dirancang untuk menyediakan akses atau saluran vena sentral jangka pendek (≤ 30 hari) bagi pasien yang membutuhkan pengobatan atau terapi melalui sistem vena sentral.
Aksesori Umum:
|
![]() |
Tujuan Penggunaan:
Kit Kateter Vena Sentral (CVC) digunakan untuk dimasukkan ke dalam sistem vena sentral guna:
- Infus cairan atau obat-obatan
- Pengambilan sampel darah
- Pengukuran tekanan vena sentral
Fungsi dan Manfaat Klinis:
- Memungkinkan akses langsung ke sistem sirkulasi vena sentral melalui satu titik tusukan
- Digunakan untuk berbagai aplikasi klinis, termasuk → Infus cairan dan obat-obatan, Pengambilan sampel darah, Pengukuran tekanan vena sentral
- Dapat digunakan untuk infus jangka pendek dibandingkan dengan perangkat sementara
- Kateter multi-lumen memungkinkan penggunaan beberapa jalur infus secara bersamaan dibandingkan dengan kateter lumen tunggal
Karakteristik Kinerja:
- Merupakan perangkat aksesori yang digunakan dalam prosedur intervensi
- Kinerja klinis ditentukan oleh keberhasilan penempatan kateter ke dalam sistem peredaran darah vena sentral
- Terbuat dari bahan TPU dengan sifat fisik yang baik dan permukaan halus
- Memiliki kekuatan tarik yang memadai serta mudah untuk ditusuk dan ditempatkan
- Terlihat di bawah sinar-X sehingga mendukung penempatan kateter yang akurat
Indikasi Penggunaan:
Tidak ditujukan untuk penyakit atau kondisi medis tertentu, namun digunakan pada pasien yang:
- Memerlukan akses vena sentral, atau
- Tidak memiliki akses intravena perifer yang memadai
Termasuk namun tidak terbatas pada:
- Pengukuran tekanan vena sentral (CVP)
- Pengambilan sampel darah
- Nutrisi parenteral total (TPN)
- Infus multipel cairan, obat-obatan, atau kemoterapi
Kontraindikasi:
Tidak terdapat kontraindikasi absolut, namun harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan hemoragik yang diketahui.
Kekurangan, Risiko, dan Komplikasi:
Komplikasi yang dapat terjadi meliputi, namun tidak terbatas pada:
- Tamponade jantung sekunder akibat perforasi vaskular, atrium, atau ventrikel
- Cedera pleura (yaitu, pneumotoraks, hemotoraks) dan mediastinum
- Emboli udara atau Emboli kateter
- Oklusi kateter
- Laserasi duktus toraks
- Bakteremia dan Septikemia
- Trombosis
- Pungsi arteri yang tidak disengaja
- Cedera saraf
- Hematoma dan perdarahan
- Pembentukan selubung fibrin
- Infeksi tempat keluar kateter
- Erosi pembuluh darah
- Malposisi ujung kateter
- Disritmia
- Ekstravasasi
Kelompok sasaran pasien:
Perangkat ini ditujukan untuk pasien yang sesuai dengan penggunaan yang dimaksudkan. Ini dapat digunakan untuk pasien di atas 1 tahun (yaitu, tidak termasuk Neonatus dan Bayi).
Aplikasi Penggunaan di Rumah Sakit:
Digunakan di berbagai unit pelayanan kesehatan, antara lain:
- ICU dan HCU
- Ruang operasi
- Ruang kateter
- Perawatan pasien kritis
- Pasien yang memerlukan terapi intravena jangka pendek hingga menengah
Pengguna yang dimaksudkan:
Produk ini hanya boleh digunakan oleh dokter atau tenaga medis profesional yang telah mendapatkan pelatihan yang sesuai.
Instruksi Penggunaan:
- Baca instruksi penggunaan dengan cermat sebelum pemakaian dan pilih spesifikasi yang sesuai
- Siapkan area kulit di tempat tusukan dan lakukan prosedur secara steril
- Periksa fungsi kateter dengan membilas lumen menggunakan larutan yang sesuai sebelum pemasangan
- Masukkan jarum introducer ke dalam vena dan pastikan aliran balik darah vena
- Masukkan kawat penuntun melalui jarum introducer secara perlahan dan hati-hati
- Lepaskan jarum introducer sambil tetap menjaga posisi kawat penuntun
- Masukkan dilator untuk melebarkan saluran pembuluh darah, lalu lepaskan kembali dengan hati-hati
- Masukkan kateter melalui kawat penuntun hingga posisi yang diinginkan
- Majukan kateter sesuai panjang yang diperlukan dan pastikan posisinya stabil
- Lepaskan kawat penuntun secara perlahan setelah kateter berada pada posisi yang tepat
- Periksa aliran darah dan hubungkan kateter dengan sistem infus yang diperlukan
- Tutup lumen yang tidak digunakan dan gunakan klem saat mengganti koneksi
- Konfirmasi posisi ujung kateter menggunakan pemeriksaan radiologi
- Fiksasi kateter dengan pengencang dan tutup area tusukan menggunakan kasa medis
- Lakukan perawatan kateter secara rutin dengan teknik aseptik untuk mencegah infeksi
- Bilas kateter secara berkala untuk menjaga kelancaran aliran dan mencegah sumbatan
- Jaga area masuk kateter tetap bersih, kering, dan tertutup dengan pembalut medis
- Saat melepas kateter, perhatikan kondisi pasien dan jangan menarik kateter secara paksa
Perawatan dan Pencegahan:
- Produk steril, sekali pakai, hanya untuk tenaga medis terlatih; periksa kemasan sebelum digunakan.
- Hindari pemasangan berulang untuk mencegah hematoma dan infeksi.
- Maksimal penggunaan di dalam tubuh: 30 hari (14 hari direkomendasikan).
- Terapkan teknik aseptik saat pemasangan dan perawatan.
- Bilas kateter secara berkala, ganti balutan, dan periksa kebocoran, pergeseran, atau tanda infeksi.
- Segera ganti kateter jika ditemukan kebocoran.
- Hindari tekanan berlebihan, penjepitan kuat, atau penjepitan berulang di lokasi yang sama.
- Jangan gunakan untuk injeksi tekanan tinggi; gunakan perangkat pendukung dengan kunci luer standar.
- Pastikan ujung kateter berada pada posisi yang tepat, tidak di atrium atau ventrikel kanan.
- Simpan di tempat kering, berventilasi baik, terlindung dari sinar matahari, dan buang produk bekas sebagai limbah medis sesuai peraturan.
