Penjepit biopsi adalah alat medis yang digunakan dokter untuk mengambil sedikit jaringan dari dalam tubuh. Bentuknya panjang dan tipis, dengan ujung kecil seperti cakar yang berfungsi untuk menjepit jaringan secara hati-hati. Jaringan yang diambil kemudian diperiksa di laboratorium untuk membantu dokter mengetahui penyakit atau masalah kesehatan yang dialami pasien, sehingga dapat menentukan pengobatan yang tepat. Alat ini terbuat dari bahan yang kuat dan aman, seperti stainless steel, sehingga bisa digunakan di dalam tubuh. Karena bentuknya ramping, penjepit biopsi dapat menjangkau bagian tubuh yang sempit atau sulit dijangkau, misalnya saat pemeriksaan menggunakan alat endoskopi. Alat ini hanya digunakan satu kali, sehingga lebih higienis, aman, dan membantu mengurangi risiko infeksi silang antar pasien.
Model Spesifikasi / Ruang Lingkup Aplikasi
|
![]() |
Fitur Produk:
- Lapisan licin, pergerakan lebih halus, mengurangi kerusakan pada saluran biopsi.
- Selongsong pegas fleksibel dengan kekerasan yang sesuai, memudahkan melewati saluran endoskop.
- Rahang penjepit diproses secara khusus, tajam, daya cengkeram kuat, pengambilan jaringan lebih mudah.
- Penjepit terbuat dari baja tahan karat, dipoles dengan halus, meminimalkan kerusakan pada lubang biopsi.
- Dikemas dalam tray untuk memberikan perlindungan maksimal pada produk.
Fungsi utama Disposable Biopsy Forceps:
- Mengambil sampel jaringan untuk analisis laboratorium
- Membantu mendeteksi penyakit seperti kanker, peradangan, atau infeksi
- Mendukung dokter dalam menentukan diagnosis dan rencana pengobatan
- Memungkinkan pengambilan sampel dari lokasi yang sulit dijangkau
Alat ini sering digunakan dalam prosedur diagnostik seperti:
- Endoskopi → pemeriksaan saluran pencernaan bagian atas
- Kolonoskopi → pemeriksaan usus besar
- Biopsi kulit → untuk benjolan atau lesi kulit
Kelebihan dan kekurangan Disposable Biopsy Forceps:
Kelebihan:
- Sekali pakai → mengurangi risiko infeksi silang
- Minim invasif → hanya memerlukan sayatan kecil
- Praktis → tidak perlu disterilkan ulang
- Presisi tinggi → ujung cakar menjepit jaringan dengan akurat
- Tersedia dalam berbagai ukuran dan model sesuai prosedur medis
Kekurangan dan Risiko:
- Biaya lebih tinggi dibandingkan alat yang dapat digunakan ulang
- Sampel terlalu kecil bisa memerlukan pengambilan ulang
- Risiko perdarahan ringan atau nyeri sementara di area pengambilan jaringan
- Penggunaan harus oleh tenaga medis terlatih untuk mengurangi risiko
Standar keamanan dan penggunaan untuk memastikan keamanan pasien:
- Alat harus sekali pakai dan steril
- Digunakan oleh tenaga medis profesional
- Dipilih sesuai jenis prosedur dan lokasi biopsi
- Mematuhi standar medis internasional untuk perangkat medis disposable
Jenis dan Aplikasi Disposable Biopsy Forceps:
- Endoscopic biopsy forceps → untuk mengambil sampel dari saluran pencernaan bagian atas
- Colonoscopy biopsy forceps → untuk pemeriksaan usus besar
- Jaw / cup types → ujung berbentuk cangkir atau jarum untuk jaringan yang berbeda
- Fenestrated / serrated tips → untuk menjepit jaringan licin atau elastis
Contoh aplikasi praktis:
- Biopsi kulit untuk benjolan atau lesi
- Pengambilan sampel lapisan usus selama kolonoskopi
- Pemeriksaan tumor atau jaringan abnormal di organ dalam
Tips penggunaan Disposable Biopsy Forceps:
Meskipun disposable biopsy forceps hanya sekali pakai dan sudah steril, ada beberapa hal penting agar alat bekerja dengan efektif dan prosedur tetap aman:
1. Jangan mengambil terlalu banyak jaringan sekaligus
- Bayangkan alat ini seperti penjepit kecil yang hanya bisa menjepit sedikit jaringan.
- Jika dijepit terlalu banyak, jaringan bisa robek atau hasil sampelnya kurang akurat.
- Dokter akan mengambil potongan kecil secara hati-hati, beberapa kali jika perlu, untuk memastikan sampel cukup untuk pemeriksaan laboratorium.
2. Gunakan teknik yang tepat untuk mengurangi perdarahan
- Ketika menjepit jaringan, dokter mengikuti langkah yang benar agar tidak melukai pembuluh darah di sekitarnya.
- Dengan cara ini, risiko perdarahan atau memar bisa dikurangi.
- Teknik yang tepat juga membuat pasien merasa lebih nyaman dan proses biopsi lebih aman.
3. Hanya digunakan satu kali
- Setelah prosedur selesai, alat dibuang langsung.
- Ini menjaga kebersihan dan mengurangi risiko infeksi dari alat yang digunakan ulang.
4. Perawatan minimal tapi penting
- Walaupun sekali pakai, alat harus disimpan dalam kemasan steril sampai digunakan.
- Jangan menyentuh ujung penjepit sebelum digunakan agar tetap higienis.
