Jarum anestesi yang dipandu ultrasonik adalah jarum medis khusus yang digunakan untuk pemberian anestesi (lokal, regional, atau blok saraf) dengan bantuan panduan visual dari mesin ultrasonografi (USG). Teknologi ultrasonik memungkinkan dokter atau tenaga medis melihat jarum secara real-time, termasuk posisi ujung jarum, jaringan sekitar, saraf, pembuluh darah, dan lokasi penyebaran obat anestesi. Umumnya jarum terbuat dari stainless steel medis berkualitas tinggi yang aman dan steril. Produk biasanya single-use, dikemas secara steril untuk mencegah kontaminasi.

Fitur utama Jarum anestesi yang dipandu ultrasonik:

1. Desain Echogenic → Permukaan jarum memiliki pola atau lapisan khusus (echogenic coating); Membuat jarum lebih mudah terlihat pada layar USG

2. Ujung Jarum Presisi Tinggi → Dirancang untuk penetrasi jaringan yang halus; Mengurangi trauma jaringan

3. Berbagai Ukuran dan Panjang → Tersedia dalam berbagai gauge (ukuran diameter) dan panjang disesuaikan dengan jenis prosedur dan kedalaman target

4. Fleksibilitas Optimal → kekuatan dan fleksibilitas; Mengurangi risiko patah atau deviasi arah jarum

5. Kompatibel → Teknik In-Plane & Out-of-Plane; Teknik visualisasi jarum sejajar atau tegak lurus dengan probe USG

Fungsi dan Kegunaan:

1. Pemberian anestesi regional

2. Blok saraf perifer

3. Anestesi epidural dan spinal (dengan panduan USG)

4. Injeksi anestesi lokal pada prosedur bedah minor

5. Manajemen nyeri akut dan kronis

6. Prosedur anestesi pada pasien dengan anatomi sulit

Indikasi penggunaan jarum anestesi yang dipandu ultrasonik:

1. Blok saraf perifer (brachial plexus, femoral, sciatic, dll.)

2. Prosedur ortopedi

3. Operasi bedah umum dan bedah plastik

4. Tindakan obstetri dan ginekologi

5. Manajemen nyeri pasca operasi

6. Pasien obesitas atau dengan anatomi tidak jelas

7. Kasus berisiko tinggi cedera pembuluh darah atau saraf

Target Pengguna:

1. Dokter anestesi

2. Dokter bedah

3. Tenaga medis terlatih di rumah sakit dan klinik

Langkah penggunaan secara umum:

1. Persiapan Alat

• Mesin USG dengan probe yang sesuai

• Jarum anestesi echogenic

• Obat anestesi

• Sarung tangan steril dan antiseptik

2. Persiapan Pasien

• Posisi pasien sesuai target saraf

• Disinfeksi area tindakan

• Edukasi singkat kepada pasien

3. Identifikasi Anatomi

• Probe USG diletakkan pada area target

• Identifikasi saraf, pembuluh darah, dan jaringan sekitar

4. Insersi Jarum

• Jarum dimasukkan sambil dipantau langsung di layar USG

• Posisi ujung jarum dikontrol secara real-time

5. Injeksi Anestesi

• Obat disuntikkan setelah posisi optimal tercapai

• Penyebaran obat dapat dilihat di layar

6. Evaluasi

• Pastikan efek anestesi tercapai

• Monitor kondisi pasien

Aspek Keselamatan Pasien:

1. Visualisasi jarum secara real-time untuk mencegah salah posisi

2. Menghindari tusukan pembuluh darah dan saraf

3. Teknik aseptik untuk mencegah infeksi

4. Pemantauan respon pasien selama dan setelah tindakan

5. Penggunaan dosis anestesi yang tepat

Penyimpanan & Penanganan:

1. Simpan pada suhu ruang

2. Hindari paparan sinar matahari langsung

3. Jangan gunakan jika kemasan rusak

4. Sekali pakai (single-use)

Aspek Ergonomi bagi Operator:

1. Desain nyaman saat dipegang

2. Kontrol arah jarum lebih stabil

3. Mengurangi kelelahan tangan pada prosedur panjang

 

Categories: Produk